Tidak ada yang benar-benar kami rencanakan dari awal. Semuanya berjalan begitu saja-berawal dari pertemuan sederhana, tanpa ekspektasi, tanpa cerita besar yang langsung terasa istimewa. Hanya dua orang yang saling menyapa, lalu perlahan menemukan kenyamanan dalam percakapan kecil yang terus berlanjut.
Hari demi hari, tanpa kami sadari, kebersamaan itu menjadi sesuatu yang kami tunggu. Tawa-tawa ringan berubah menjadi rasa yang lebih dalam. Dari yang awalnya biasa saja, tumbuh menjadi sesuatu yang tak lagi bisa diabaikan.
Namun, perjalanan kami bukan tanpa ujian. Ada ego yang harus diredam dan ada masa di mana semuanya terasa tidak pasti. Kami pernah berada di titik lelah, mempertanyakan apakah semua ini layak untuk diperjuangkan.
Tapi entah bagaimana, setiap kali hampir menyerah, selalu ada alasan untuk kembali. Selalu ada rasa yang lebih kuat dari keraguan. Kami belajar bahwa cinta bukan hanya tentang bahagia, tapi juga tentang memilih untuk tetap tinggal-bahkan di saat keadaan tidak baik-baik saja.
Seiring waktu, kami semakin mengerti satu sama lain. Belajar menerima kekurangan, menguatkan di saat rapuh, dan tumbuh bersama dalam setiap prosesnya. Karena bagi kami, cinta bukan tentang siapa yang paling sempurna, tapi siapa yang tetap bertahan.
Hingga akhirnya, kami sampai di titik ini, bukan karena semuanya selalu mudah, tapi karena kami tidak pernah benar-benar berhenti berjuang. Kami memilih satu sama lain, lagi dan lagi.
Dan hari ini, dengan penuh keyakinan, kami melangkah ke babak baru. Mengikat janji, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk perjalanan panjang ke depan, dalam suka maupun duka.
Karena pada akhirnya, rumah bukanlah sebuah tempat... melainkan seseorang yang selalu kita pilih untuk pulang.